Apa sih yang begitu menakutkan atau menjijikkan dari sebongkah tanah atau lumpur sawah? Sehingga ketika terpekik: auuchhhhh...! saat sedikit tanah menempel mengotori tangan kita? Sementara jutaan petani setiap harinya bergulat lumpur, menanam padi dan sayur-sayuran yang kita makan setiap hari..
-------------------------
ceritanya: minggu pagi kemarin gw ikut rame-rame nanam pohon mahoni di sepanjang jalan arteri Tanjung Mas Semarang (programnya kantor gw sih). Lumayan yang dateng. Ada beberapa orang dr LSM juga. Cuma gw disitu merasa aneh: temen2 gw, ga co ga ce, keliatannya takut banget terkena tanah. Gw pikir nanam pohon ya resikonya belepotan tanah. Kotor. Jadinya bibit mahoni yang masih terbungkus platik itu ditaruh aja dilubang. Udah selesai. Harusnya kan dilepas plastiknya, ditimbuni tanah. gw liat cuma beberapa orang yang melakukannya. lainnya pada mondar-mandir ga jelas. bergerombol. ngrumpi kali. masa 1 pohon yang nanam orang 5.
Jam 10 selesai. Liat berapa orang yang tangannya kotor belepotan tanah? bisa diitung dengan 5 jari.
Gw salut sama ce bule, orang Ceko, yang ikutan nanam pohon. Dia tuh ga jengah berlepotan tanah tak hanya di tangan tapi juga baju yang ia kenakan . Sementara ce2 kantor gw.. ya itu tadi.. takut cantiknya ilang kali.. ato malu .. entar disamain orang desa... dunno lah
Post a Comment